Server Monitoring pada Sistem Pemesanan Dimsum
← Kembali ke etalase
Network & SystemWeb DevelopmentDevOps & CloudShowcase
Infrastructure DesignKuliner & Hospitality

Server Monitoring pada Sistem Pemesanan Dimsum

Sistem pemesanan dimsum berbasis web yang dijalankan pada server Debian 13 dengan monitoring dan pengelolaan server.

Dipublikasikan: 10 September 2026

Alur Asesmen Tripartit

  1. Mahasiswa
  2. 2Koordinator
  3. 3Industri
  4. 4Selesai

Tentang Project

Dimsum Delight merupakan sistem pemesanan dan pengelolaan pesanan berbasis web menggunakan Node.js, Express.js, dan MariaDB. Aplikasi di-deploy pada server Debian 13 dan dijalankan sebagai service menggunakan systemd. Fokus utama project ini adalah penerapan Web Server dan pengelolaan aplikasi pada sisi server. Sistem dilengkapi Server Monitoring untuk memantau CPU, RAM, uptime, dan status server. Activity logging digunakan untuk membantu monitoring, troubleshooting, dan maintenance. Pada sisi pengguna, customer dapat melakukan pemesanan, sedangkan seller dapat mengelola pesanan yang masuk. Data transaksi disimpan pada MariaDB sehingga proses aplikasi dan pengelolaan server dapat berjalan dalam satu sistem.

Masalah yang Diselesaikan

Bagaimana menjalankan dan mengelola aplikasi web pada server Linux agar dapat diakses client, terhubung dengan database, serta kondisi server dapat dipantau dan dipelihara ketika terjadi masalah.

Cara Berpikir di Balik Project Ini

Bukti proses berpikir kontributor mengerjakan project ini — bukan cuma hasil akhirnya.

Kenapa pendekatan ini

Saya memilih Node.js dan Express.js karena sebelumnya sudah digunakan untuk membuat aplikasi Dimsum Delight dan cukup ringan untuk dijalankan di server. MariaDB saya gunakan untuk menyimpan data produk dan pesanan. Untuk server saya memilih Debian 13 karena project ini memang sekalian untuk belajar pengelolaan server Linux. Aplikasi juga dijalankan sebagai service menggunakan systemd supaya lebih mudah dijalankan, dicek, dan di-restart saat diperlukan.

Bagian tersulit

Bagian yang paling sering membuat saya stuck adalah saat menghubungkan aplikasi dengan MariaDB dan saat menjalankan aplikasi sebagai service di Debian. Beberapa kali aplikasi tidak bisa terhubung ke database atau service tidak berjalan seperti yang diharapkan. Saya mengatasinya dengan mengecek status service, melihat log, mengecek konfigurasi database, lalu mencoba menjalankan dan restart service kembali sampai aplikasinya bisa berjalan normal.

Yang dipelajari

Sebelum project ini saya lebih banyak memahami bagian pembuatan aplikasi web. Dari project ini saya jadi lebih memahami bagaimana aplikasi tersebut dijalankan di server Debian, mulai dari konfigurasi server, menjalankan aplikasi sebagai service, menghubungkan MariaDB, sampai memantau CPU, RAM, uptime, dan status server. Saya juga jadi lebih terbiasa menggunakan terminal untuk melakukan troubleshooting.

Galeri

Video Demo

Teknologi

Node.jsExpress.jsMariaDBDebian 13JavaScriptsystemdREST APIVirtualBox

Mungkin Juga Menarik untuk Anda

Karya lain dari bidang yang sama.

Atlas Server
Network & SystemDevOps & CloudCybersecurityInfrastructure Design

Atlas Server

Bisa dikustomisasi

Atlas Server adalah project homelab self-hosted yang menggabungkan NAS, monitoring infrastruktur, dan Security Observatory dalam satu server. Project ini dibuat untuk mengelola layanan, memantau kondisi server, serta mendeteksi aktivitas mencurigakan melalui dashboard terpusat.

Debian 13NGINXFile BrowserSamba+13
SIOD — Smart Infrastructure Operations Dashboard
DevOps & CloudNetwork & SystemSoftware EngineeringDashboard Analitik

SIOD — Smart Infrastructure Operations Dashboard

Showcase

SIOD (Smart Infrastructure Operations Dashboard) adalah sistem monitoring infrastruktur yang memantau CPU, RAM, Docker container, health score, telemetry, serta incident secara real-time. Sistem mengintegrasikan Smart API sebagai backend telemetry, Smart Monitor sebagai dashboard visualisasi, serta monitoring engine untuk mendeteksi kondisi abnormal dan proses recovery.

PythonFlaskDockerPrometheus+9
CloudVault
DevOps & CloudNetwork & SystemCybersecurityCloud Deployment / DevOps Pipeline

CloudVault

Showcase

CloudVault adalah platform penyimpanan data cloud self-hosted untuk organisasi yang ingin infrastruktur cloud mandiri tanpa bergantung pihak ketiga. Dibangun di atas Nextcloud + Debian 13, menghadirkan keamanan berlapis: pendeteksian intrusi otomatis (Fail2ban), pemindaian virus real-time di setiap file upload (ClamAV), dan backup terenkripsi harian dengan retensi otomatis. Monitoring server via Grafana & notifikasi langsung ke Telegram saat anomali.

Debian 13NextcloudNginxPHP 8.4 FPM+6