Blackpink Laundry - Management System
← Kembali ke etalase
Web DevelopmentUI/UX DesignSoftware EngineeringBisa dikustomisasi
Information System (Web/Mobile)UMKM & Ekonomi Lokal

Blackpink Laundry - Management System

Aplikasi web pencatatan transaksi laundry berbasis Google Apps Script dan Google Sheets, membantu usaha laundry mencatat transaksi, memantau riwayat, dan melihat rekap pendapatan tanpa server terpisah.

Dipublikasikan: 14 September 2026

Alur Asesmen Tripartit

  1. Mahasiswa
  2. 2Koordinator
  3. 3Industri
  4. 4Selesai

Tentang Project

Blackpink Laundry adalah aplikasi web sederhana untuk mencatat transaksi harian usaha laundry, dibangun di atas Google Apps Script dengan Google Sheets sebagai database — tanpa perlu server atau biaya hosting tambahan. Aplikasi punya 3 halaman utama: Catat Transaksi (input data pelanggan dengan harga yang dihitung otomatis berdasarkan jenis layanan, durasi, dan berat cucian, termasuk logika pembulatan ke berat minimum), Riwayat Transaksi (daftar transaksi dengan fitur pencarian nama pelanggan), dan Rekap Pendapatan (ringkasan pendapatan yang bisa difilter per hari/bulan/tahun, lengkap dengan rincian per jenis layanan). Salah satu tantangan utamanya adalah menangani durasi layanan yang fleksibel (misalnya "2-3 hari"), di mana sistem memberi pilihan cepat untuk menghitung tanggal pengambilan sesuai jumlah hari yang dipilih pengguna, karena waktu pengerjaan nyata tergantung antrean dan tidak bisa dipastikan otomatis sepenuhnya. Aplikasi ini sudah digunakan langsung oleh klien (pemilik usaha laundry) untuk operasional hariannya.

Masalah yang Diselesaikan

Pemilik usaha laundry sebelumnya mencatat transaksi secara manual (buku/kertas), sehingga rawan salah hitung harga (terutama untuk aturan berat minimum) dan sulit melihat rekap pendapatan. Aplikasi ini mengotomatiskan perhitungan harga dan menyediakan rekap pendapatan instan.

Cara Berpikir di Balik Project Ini

Bukti proses berpikir kontributor mengerjakan project ini — bukan cuma hasil akhirnya.

Kenapa pendekatan ini

Saya pakai Google Apps Script dan Google Sheets karena klien sudah familiar dengan Google Sheet dan tidak perlu biaya hosting atau server terpisah. Data transaksi juga langsung bisa dibuka dan diperiksa manual lewat spreadsheet kalau suatu saat dibutuhkan, tanpa harus buka database khusus.

Bagian tersulit

Saya sempat stuck di proses setup awal menggunakan AI coding agent (Antigravity IDE) untuk membantu generate kode — mulai dari error login clasp (OAuth Google gagal), error "Project file already exists" saat clone project meski folder sudah kosong, sampai akhirnya AI agent-nya sendiri tidak bisa dipakai karena masalah lisensi akun. Saya atasi dengan membuat file konfigurasi (.clasp.json, appsscript.json) secara manual untuk melewati proses clone yang bermasalah, lalu pindah menggunakan Kiro sebagai AI agent penggantinya.

Yang dipelajari

Sebelum project ini saya belum paham alur kerja clasp untuk menghubungkan Apps Script dengan folder lokal, cara kerja git/GitHub untuk push project pertama kali, serta cara menyusun logika perhitungan tanggal dan harga otomatis berdasarkan aturan bisnis yang fleksibel (seperti pembulatan berat minimum dan durasi layanan yang bisa berbeda-beda).

Galeri

Video Demo

Teknologi

Google Apps ScriptGoogle SheetsHTMLCSSJavaScript
Lihat demo langsung ↗

Mungkin Juga Menarik untuk Anda

Karya lain dari bidang yang sama.