Bank Sampah
← Kembali ke etalase
Web DevelopmentSoftware EngineeringUI/UX DesignShowcaseProduction-Ready
Information System (Web/Mobile)Komunitas & Sosial Masyarakat

Bank Sampah

Aplikasi manajemen bank sampah RT/RW berbasis Google Apps Script — mencatat setoran sampah warga, menghitung nilai tabungan otomatis dari harga jual ke pengepul, dan mengelola pencairan dana tahunan.

Dipublikasikan: 4 Agustus 2026

Alur Asesmen Tripartit

  1. Mahasiswa
  2. Koordinator
  3. Industri
  4. Selesai

Masalah yang Diselesaikan

Pencatatan bank sampah manual di buku tulis rentan hilang, sulit direkap, dan lambat saat menghitung saldo tiap nasabah. Aplikasi ini mendigitalkan proses itu sekaligus otomatis menghitung nilai tabungan berdasarkan harga jual nyata ke pengepul, bukan harga tetap yang cepat usang.

Tentang Project

SampahKu adalah aplikasi manajemen bank sampah digital untuk RT/RW, dibangun sepenuhnya di atas Google Apps Script dan Google Sheets — tanpa server terpisah dan tanpa biaya hosting, sehingga mudah dikelola oleh pengurus bank sampah yang sudah familiar dengan spreadsheet. Fitur untuk Admin: Registrasi nasabah baru dengan password otomatis Input setoran sampah multi-item dalam satu kunjungan, lengkap dengan autocomplete pencarian jenis sampah (mendukung 37+ kategori sesuai daftar harga pengepul nyata) Riwayat setoran dengan filter periode dan filter per nasabah Rekap per jenis sampah: total terkumpul, sudah terjual ke pengepul, dan sisa stok yang belum terjual Rekap bulanan per nasabah, dikelompokkan otomatis jadi 4 kategori besar (Plastik/Kertas/Logam/Lainnya) Pencatatan penjualan ke pengepul dengan validasi stok otomatis Pencairan Tahunan untuk mencairkan seluruh saldo nasabah sekaligus (mode Lebaran), lengkap dengan daftar cair siap cetak berkolom tanda tangan Pencairan Mandiri untuk mencairkan saldo satu nasabah kapan saja Fitur untuk Nasabah: Login mandiri untuk cek saldo tabungan Ajukan penarikan dana Riwayat transaksi dengan struk yang bisa dicetak/disimpan sebagai PDF Rekap transaksi per periode Cara Kerja: Nilai sampah tidak dikunci saat disetor, tapi dihitung dari harga realisasi — rata-rata harga jual sesungguhnya ke pengepul untuk kategori itu. Nasabah menerima persentase tertentu dari nilai realisasi ini (dapat diatur, default 60%), sisanya menjadi kas operasional bank sampah. Setiap kali ada penjualan baru ke pengepul, seluruh saldo nasabah yang terkait kategori itu otomatis ikut menyesuaikan — mencerminkan kondisi harga pasar yang sebenarnya berfluktuasi, bukan angka tetap yang cepat usang. Hasil: Aplikasi ini sudah dipakai untuk mendigitalkan pencatatan lebih dari 190 nasabah aktif Bank Sampah Bunga Raya, menggantikan pencatatan manual di buku tulis yang sebelumnya rentan hilang, sulit direkap, dan lambat saat menghitung saldo tiap nasabah menjelang pembagian tahunan.

Cara Berpikir di Balik Project Ini

Bukti proses berpikir kontributor mengerjakan project ini — bukan cuma hasil akhirnya.

Kenapa pendekatan ini

Saya pilih Google Apps Script dan Google Sheets sebagai basis sistem karena target pengguna utamanya adalah pengurus RT/RW yang belum tentu punya latar belakang teknis dan tidak mau repot mengurus hosting atau server. Dengan Google Sheets sebagai database, mereka bisa langsung lihat dan edit data lewat interface yang sudah mereka kenal kalau memang perlu, sementara warga tetap mengakses lewat form yang lebih sederhana. Saya sempat pertimbangkan pakai database SQL biasa dengan backend terpisah, tapi itu berarti pengurus harus bergantung ke saya terus untuk maintenance — sementara dengan Apps Script, mereka relatif mandiri begitu sistem selesai.

Bagian tersulit

Bagian tersulit adalah menghitung ulang saldo tabungan warga secara otomatis setiap kali harga sampah per kilogram berubah — karena harga dari pengepul memang naik-turun, tapi saldo yang sudah tercatat di masa lalu tidak boleh ikut berubah (harus dihitung pakai harga yang berlaku saat setoran itu terjadi, bukan harga sekarang). Awalnya sistem saya salah menghitung ulang semua histori setiap kali harga diupdate. Saya atasi dengan menyimpan harga per kilogram sebagai data yang menempel di tiap baris transaksi setoran (bukan diambil dari tabel harga terpisah setiap kali ditampilkan) — jadi tiap transaksi "membekukan" harga saat itu terjadi.

Yang dipelajari

Sebelum project ini saya belum paham konsep "snapshot data" — bahwa kadang data historis itu harus disimpan apa adanya di titik waktu tertentu, bukan selalu dihitung ulang dari sumber yang paling baru. Sekarang saya paham kapan harus pakai pendekatan itu, terutama untuk kasus apa pun yang melibatkan uang atau nilai yang berubah dari waktu ke waktu.

Galeri

Teknologi

Google Apps ScriptGoogle SheetsHTML/CSS/JavaScript
Lihat demo langsung ↗

Mungkin Juga Menarik untuk Anda

Karya lain dari bidang yang sama.